Semarak Bulan Bahasa dan Sastra 2023 KBST

Kendari, 16 s.d 21 Oktober 2023—Perayaan Bulan Bahasa dan Sastra 2023 di Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (KBST) kembali dimeriahkan dengan rangkaian kegiatan dan lomba untuk berbagai lapisan masyarakat. Rangkaian kegiatan ini dibuka mulai 1 Oktober 2023 dan akan mencapai puncaknya pada 22 Oktober 2023. Adapun kegiatan dan lomba yang diselenggarakan oleh KBST, yaitu lomba peringkat 1 bagi siswa SD/sederajat, lomba pidato bagi siswa SMP/SMA/sederajat, lomba baca puisi bagi guru, lomba cerdas cermat bagi siswa SMA/sederajat, lomba wajah bahasa tingkat SMP/SMA/sederajat, dan Niaga Bahasa.

Dalam pembukaan kegiatan BBS 2023, Ketua Tim Administrasi KBST, Abdul Razak, mewakili Kepala KBST menyampaikan terima kasih kepada para pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan di Bulan Bahasa dan Sastra 2023. Bulan Bahasa dan Sastra merupakan acara tahunan, khususnya sebagai peringatan adanya Sumpah Pemuda, yang salah satu bunyinya, “Menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”.

Rangkaian BBS 2023 ini—seperti yang dijelaskan oleh ketua panitia, Jamaluddin M.—terdiri atas lomba peringkat 1 tingkat SD/sederajat diikuti oleh 12 sekolah se-Sulawesi Tenggara dan akan diselnggarakan pada 16 Oktober 2023. Lalu, lomba pidato tingkat SMP/sederajat akan dilaksanakan pada 17 Oktober 2023 dan diikuti oleh 25 siswa dari 24 sekolah, sedangkan lomba pidato tingkat SMA/sederajat diikuti oleh 23 siswa perwakilan dari 24 sekolah se-Sulawesi Tenggara. Lomba puisi bagi guru akan diselenggarakan pada 18 Oktober 2023, diikuti oleh 51 orang guru. Kemudian, lomba cerdas cermat tingkat SMA/sederajat diikuti oleh 22 tim dari 15 sekolah pada tanggal 19 dan 21 Oktober 2023. Terakhir ialah lomba wajah bahasa. Pemenang lomba sebagian besar akan diumumkan pada kegiatan Niaga Bahasa pada 22 Oktober 2023 di Mal The Park Kendari.

Semarak kegiatan pada Bulan Bahasa dan Sastra ini, diharapkan dapat meningkatkan sikap positif terhadap bahasa Indonesia dan juga menumbuhkan kecintaan terhadap sastra Indonesia sehingga bahasa dan sastra Indonesia dapat terus hidup dan berkembang di negeri sendiri.