Kendari, 9 Maret 2026—Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (BB Sultra) resmi menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara (RSJ Kendari) guna memperkuat program literasi bagi pasien yang sedang dalam masa pemulihan. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Rencana Kerja Sama (RKS) secara langsung oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Sultra, Dewi Pridayanti, dan Kepala RSJ Kendari yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha RSJ Sultra, I Ketut Suartika, di gedung RSJ Kendari pada 9 Maret 2026.
Penandatanganan dokumen RKS ini merupakan langkah inovatif dari kedua instansi untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari proses penyembuhan pasien. Fokus utama kerja sama ini adalah memberikan akses, fasilitas, dan pendampingan literasi bagi pasien RSJ yang kondisinya telah membaik dan bersiap untuk kembali berbaur dengan masyarakat.
Kepala BB Sultra menyatakan bahwa hak mendapatkan akses literasi berlaku untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk mereka yang sedang menjalani rehabilitasi mental.
“Kerja sama ini adalah wujud nyata komitmen kami bahwa literasi adalah hak semua orang. Kami berharap program penguatan literasi ini dapat menjadi terapi kognitif yang positif, sekaligus membekali para pasien dengan kepercayaan diri dan wawasan yang baik sebelum mereka benar-benar kembali ke tengah masyarakat,” ungkap Kepala BB Sultra.
Program penguatan literasi di RSJ Kendari ini merupakan inisiatif dari Duta Bahasa Sultra. Program tersebut mendapat sambutan hangat dari pihak rumah sakit. I Ketut Suartika menilai bahwa terapi berbasis literasi sejalan dengan fase rehabilitasi akhir pasien.
Melalui penandatanganan RKS ini, ke depannya BB Sultra dan RSJ Kendari dapat memperkuat program literasi di RSJ Kendari. Beberapa di antaranya meliputi penyediaan bahan bacaan bermutu yang disesuaikan dengan kondisi psikologis pasien, serta bimbingan kegiatan literasi yang aplikatif.






