Kendari, 20–21 Maret 2023—Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara melaksanakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Duta Bahasa dalam Pembuatan Konten Video. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendukung program Krida Duta Bahasa: Penyediaan Konten di Media Sosial. Kegiatan ini diikuti oleh Duta Bahasa Sulawesi Tenggara sebanyak 30 orang yang juga terlibat langsung dalam program Krida Duta Bahasa: Penyediaan Konten di Media Sosial. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kandai, Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara yang dalam hal ini diwakili oleh Sukmawati, S.Pd., M.Hum. Dalam sambutannya, Sukmawati menyampaikan permintaan maaf atas ketidakhadiran Kepala Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara karena ada agenda penting yang harus beliau hadiri. Mewakili Kepala Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara, Sukmawati berharap peserta yang merupakan Duta Bahasa Sulawesi Tenggara dapat mengikuti kegiatan secara maksimal dan mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dalam pembuatan konten kebahasaan dan kesastraan.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari dengan materi hari pertama, yaitu Program Prioritas Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara disampaikan oleh staf Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara di antaranya Sukmawati, S.Pd., M.Hum., Zakiyah M. Husba, S.S., M.Si., dan Mulawati, S.Pd., M.Sos. Masing-masing membawakan materi “Program Prioritas: Literasi Kebahasaan dan Kesastraan”, “Program Prioritas: Pelindungan Bahasa dan Sastra Daerah”, dan “Program Prioritas: Penginternasionalan Bahasa Indonesia”.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai “Merancang Desain Konten Kreatif” yang dibawakan oleh pencipta konten, Abdul Razak Abadi. Peserta diajak untuk memahami hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam merancang konten kreatif. Selain memiliki ide, untuk merancang konten juga perlu banyak membaca dan mengurasi konten orang lain. Hari kedua diisi dengan materi “Membuat Konten Video yang Menarik” yang masih disampaikan oleh Abdul Razak Abadi. Dalam kegiatan ini, peserta juga diminta untuk langsung praktik membuat konten video pendek mengenai kebahasaan dan kesastraan.




