Kendari, 13 November 2025–Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara kembali menyelenggarakan Festival Tunas Bahasa Ibu Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025. Acara ini merupakan rangkaian program Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) yang diinisiasi oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bekerja sama dengan pemerintah daerah. Hadir dalam acara ini Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Ganjar Harimansyah, Bupati Buton Selatan, Wakil Wali Kota Baubau, Dirreskrimsus Polda Sultra, Sekda Kab. Kolaka dan Kolaka Timur, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, dan perwakilan Universitas Halu Oleo dan Institut Agama Inslam Negeri Kendari.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara, Dewi Pridayanti menyampaikan FTBI merupakan bagian dari program Revitalisasi Bahasa Daerah yang bertujuan untuk menjaga agar bahasa daerah tetap hidup, digunakan, dan diwariskan kepada generasi muda sehingga tidak punah serta tetap menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat. Sekitar 120 peserta yang merupakan penjaringan dari 7 kabupaten/kota mengikuti FTBI ini.
Hal ini sejalan dengan penyampaian Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Dalam sambutannya, Ganjar menyampaikan, “Inti dari kegiatan revitalisasi bahasa daerah ini adalah agar anak-anak suka dan bangga menggunakan bahasa daerah, dan prestise bahasa daerah naik di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, agar revitalisasi bahasa daerah Ini berefek dan berkesinambungan, tahapan pelaksanaan kegiatannya harus tetap dijaga mulai dari rapat koordinasi dengan kepala daerah, guru, penyusunan modul, dan bimbingan teknis guru master, dan FTBI.”
Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Asrun Lio. Ia mengatakan, “Festival ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang belajar yang berharga bagi generasi penerus dalam melestarikan bahasa daerah sebagai bagian penting dari budaya kita. Merekalah tunas-tunas bangsa yang akan mewarisi, memelihara, dan mengembangkan bahasa daerah di masa depan.”
Festival Tunas Bahasa Ibu Provinsi Sulawesi Tenggara berlangsung mulai 12–14 November 2025 di Hotel Qubah 9 Kendari. Terdapat lima mata lomba dalam bahasa Wolio dan bahasa Tolaki, yaitu lomba menyanyi, komedi tunggal, mndongeng, menulis cerita pendek, dan pidato.
Acara pembukaan dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama tentang pengembangan, pelindungan, dan pembinaan bahasa dan sastra. Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mewakili Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mengucapkan terima kasih atas kemitraan yang terjalin. Lembaga-lembaga yang mengikat kerja sama dengan BBP Sultra, antara lain, Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara, Pemerintah Kabupaten Kolaka, Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan, Pemerintah Kota Baubau, Universitas Halu Oleo Kendari, IAIN Kendari, dan Universitas Muhammadiyah Kendari.









