Kendari, 5 Mei 2026–Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Hafidz Muksin, melakukan kunjungan perdananya ke Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (BB Sultra) pada 2 Mei 2026. Kunjungan ini diisi dengan agenda anjangsana dan dialog interaktif bersama seluruh pegawai guna membahas penguatan kelembagaan serta kualitas tata kelola organisasi.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Kepala Badan Bahasa menyoroti pentingnya etos kerja yang berpusat pada pelayanan. Ia memberikan penguatan nilai-nilai kerja “RAMAH” dan “SANTUN” kepada seluruh jajaran. Nilai-nilai tersebut ditekankan sebagai fondasi esensial dalam menjaga muruah lembaga, sejalan dengan komitmen institusi dalam menjaga pelayanan publik yang prima usai meraih predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK).
Agenda anjangsana ini tidak hanya berlangsung satu arah. Kepala Badan Bahasa secara terbuka membuka sesi dengar pendapat untuk menyerap langsung keluhan, saran, dan aspirasi dari para pegawai di lingkungan Balai Bahasa Sultra. Diskusi tersebut difokuskan untuk mencari solusi bersama terkait berbagai dinamika kepegawaian dan tantangan operasional organisasi.
Menyambut hangat kunjungan pimpinan pusat tersebut, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sultra, Dewi Pridayanti, menyampaikan apresiasi atas ruang dialog yang telah diberikan kepada jajarannya.
”Kehadiran Kepala Badan Bahasa di tengah-tengah kami hari ini menjadi energi dan dorongan moral yang luar biasa bagi seluruh pegawai. Arahan, evaluasi, serta solusi strategis yang dilahirkan dari pertemuan ini sangat berharga bagi kami untuk terus mengoptimalkan standardisasi mutu layanan, pembinaan, dan pelindungan bahasa di wilayah Sulawesi Tenggara,” tuturnya.Kunjungan perdana ini diharapkan dapat memperkokoh soliditas internal Balai Bahasa Sultra sehingga tercapai harmoni.







