Kendari, 2 Juli 2024–Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (KBST) melaksanakan Krida Duta Bahasa bagi Aktivis Kampus Penggerak Literasi di Universitas Mandala Waluya (UMW) yang dilaksanakan pada 1—2 Juli 2024. Kegiatan ini sekaligus mengakhiri rangkaian Krida Duta Bahasa bagi Aktivis Kampus di Kota Kendari. Sebanyak 200 orang peserta dari 4 kampus yang berbeda telah mengikuti kegiatan ini. Harapannya mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam pengutamaan bahasa negara.
Di UMW, kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMW, Toto Surianto, dan dihadiri oleh Kepala KBST, Uniawati. Sebelum membuka acara secara resmi, Toto Surianto berpesan kepada para mahasiwa agar mengikuti kegiatan ini secara penuh. “Pengutamaan bahasa Indonesia dan kompetensi dalam berpidato merupakan salah satu hal yang penting dan dibutuhkan sebagai seorang mahasiswa,” ujarnya.
Kepala KBST mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada UMW karena telah bersedia memfasilitasi pelaksanakaan kegiatan krida aktivis ini. “Saya berharap, setelah mengikuti kegiatan ini adik-adik mahasiswa yang merupakan insan akademisi dapat menunjukkan kepada masyarakat betapa pentingnya pengutamaan bahasa Indonesia apalagi di era global seperti saat ini,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan krida aktivis ini telah dilakukan oleh Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara di empat kampus yang ada di Kota Kendari, antara lain, Universitas Halu Oleo (12—13 Juni 2024), Universitas Muhammadiyah Kendari (24—25 Juni 2024), IAIN (26—27 Juni 2024), dan yang terakhir Universitas Mandala Waluya. Para peserta menerima materi terkait pengutamaan bahasa negara, peran generasi muda dalam pengutamaan bahasa negara dan isu perubahan iklim, dan teknik berpidato. Setelah kegiatan ini, peserta akan diseleksi untuk mengikuti lomba pidato yang akan memeriahkan kegiatan bulan bahasa di bulan Oktober nanti.




