Awal Perjalanan Revitalisasi Sastra Lisan Tumburio’u di Kabupaten Bombana

Bombana, 12 April 2023—Kepala Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (KBST), Uniawati, didampingi staf KKLP Pelindungan dan Pemodernan KBST, Zakiyah M. Husba dan Eka Rohmaniah Apriani, berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, dan Dewan Adat Moronene. Koordinasi ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan program pelindungan bahasa dan sastra daerah berupa revitalisasi sastra lisan Moronene, 𝘵𝘶𝘮𝘣𝘶𝘳𝘪𝘰’𝘶.

“Revitalisasi sastra lisan Moronene, tumburio’u, yang akan dilaksanakan bentuk pelatihan guru-guru master merupakan tindak lanjut dari hasil kajian vitalitas 𝘵𝘶𝘮𝘣𝘶𝘳𝘪𝘰’𝘶 yang dilaksanakan oleh Pusbanglin (Pusat Pengembangan dan Pelindungan) Badan Bahasa dan KBST pada tahun 2021. Hasil kajian menunjukkan status daya hidup tumburio’u mengalami kemunduran sehingga perlu dilestarikan kembali. Revitalisasi sastra lisan 𝘵𝘶𝘮𝘣𝘶𝘳𝘪𝘰’𝘶 akan dilakukan dalam bentuk pelatihan guru-guru master yang nantinya para guru itulah yang akan mengajarkan kembali kepada para siswa di sekolah masing-masing,” jelas Uniawati.

Sekda Bombana, Man Arfa, menyambut baik program pelindungan bahasa dan sastra daerah di Kabupaten Bombana dan mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut. Selain itu, Sekretaris Dinas Dikbud Kab. Bombana, Dahniar Ismail, dan Kabid Kebudayaan Dikbud Kab. Bombana, Kamalia Kadir, menyatakan siap mengundang sebanyak 18 guru perwakilan SD dan SMP se-Kabupaten Bombana sebagai peserta. Sekretaris Dewan Adat Moronene, Anton Ferdinan, menyatakan bahwa tokoh adat dari Dewan Adat Mornene siap menjadi narasumber/pelatih dalam pelatihan yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Mei nanti.

Disampaikan pula oleh Uniawati bahwa hasil pengimbasan yang dilakukan oleh guru master pada para siswa SD dan SMP akan ditampilkan dan dijadwalkan pada bulan Juli 2023.