APPBIPA Sultra Terbentuk, KBST Dorong Pengembangan Ke-BIPA-an di Sultra

Kendari, 27 Mei 2023—Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (KBST) menyelenggarakan kegiatan Diskusi Kelompok Terpumpun Porgram BIPA di Kota Kendari Tahun 2023. Kegiatan yang berlangsung selama 1 hari ini diikuti oleh 35 peserta yang berasal dari akademisi dari lembaga penyelenggara BIPA, perguruan tinggi Kota Kendari. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh penerjemah dari Kawasan Industri Pertambangan (PT Virtue Dragon Nickel Industry) yang berlokasi di Morosi, Kabupaten Konawe. Hadir pula dalam kegiatan ini Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Prov. Sultra, Sukanto Toding, yang mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara; Kepala KBST, Uniawati; dan dua orang narasumber, yaitu Agus Soehardjono (Wakil Ketua I Pengurus Pusat Afiliasi Pengajar dan Pegiat BIPA dan Direktur Wisma Bahasa di Yogyakarta) dan Syukron Ramadloni, S.S., M.Pd. (Analis Kebutuhan Peningkatan Kompetensi Bahasa, Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa).

Dalam kegiatan ini juga, terbentuk dan terpilih pengurus harian Afiliasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APPBIPA) Cabang Provinsi Sulawesi Tenggara. Pengurus harian yang terbentuk mewakili pegiat BIPA di Fakultas Ilmu Budaya  UHO, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UHO, Kantor Urusan Internasional (KUI) IAIN Kendari dan UMK, PT VDNI, dan KBST. Muhammad Kurniawan Rahman dari KUI IAIN Kendari terpilih sebagai ketua setelah dimusyawarahkan oleh anggota yang hadir.

Kepala KBST mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan aksi nyata KBST sebagai UPT di bawah Badan Bahasa dalam mengimplementasikan salah satu program priorita, yaitu penginternasionalan bahasa Indonesia. Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing adalah tanggung jawab bersama untuk meningkatkan fungsi bahasa Indonesia. Ia juga menyampaikan rasa optimis bahwa program BIPA dapat terlaksana di wilayah Sulawesi Tenggara karena wilayah ini memiliki peluang besar dengan adanya industri yang mempekerjakan tenaga kerja asing.

“Saya berharap dapat terbentuk sinergisitas dalam pengembangan dan pelaksanaan program BIPA antara kantor bahasa, perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing,” ungkap Uniawati.

Selaras dengan tujuan KBST, pihak pemda yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Prov. Sultra menyambut baik dan mengapresiasi pihak KBST terkait pelaksanaan program BIPA di Provinsi Sulawesi Tenggara. Pemerintah Provinsi Sultra siap mendukung program tersebut.

Salah satu program pemerintah provinsi sebagai yang sejalan dengan program BIPA adalah pembentukan Balai Vokasi Internasional. Lembaga ini dibentuk untuk memberikan pembekalan bahasa dan budaya kepada tenaga kerja asing sebelum bekerja di wilayah Sulawesi Tenggara. Beliau berharap dapat melibatkan pengajar dan pegiat BIPA dalam lembaga tersebut.