APEL DARING BADAN BAHASA: LAYANAN “MUDIK ASYIK BACA BUKU”

Kendari, 10 Maret 2026—Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) menggelar apel pagi virtual pada 10 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai balai dan kantor bahasa di seluruh Indonesia, termasuk pegawai Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara yang mengikuti jalannya apel secara daring dari Aula Kandai. Apel pagi ini dipimpin oleh Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra (Kapusbin), Imam Budi Utomo, yang memaparkan agenda besar bertajuk “Mudik Asyik Baca Buku 2026: Perwujudan Partisipasi Semesta dalam Peningkatan dan Penguatan Literasi”. Program ini dijadwalkan berlangsung pada hari Senin hingga Selasa, 16–17 Maret 2026.

Dalam arahannya, Imam menjelaskan bahwa program ini menyasar para pemudik, khususnya anak-anak dan orang tua. Pada tahun 2026 ini, Badan Bahasa menargetkan pendistribusian 24.000 eksemplar buku bacaan secara gratis. “Maksud utama dari program ini adalah menyediakan buku bacaan bermutu secara gratis kepada para pemudik, khususnya anak-anak usia sekolah. Kita ingin meningkatkan budaya dan minat baca anak sejak usia dini serta menghadirkan aktivitas literasi yang edukatif dan menyenangkan di ruang publik,” tegas Imam.

Lebih lanjut, Kapusbin merinci bahwa pembagian buku akan dilakukan di 9 titik lokasi yang tersebar di 2 provinsi, meliputi 2 stasiun (Pasar Senen dan Gambir), 4 terminal bus (Kalideres, Kampung Rambutan, Pulo Gebang, dan Pakupatan-Serang), 1 bandara (Halim Perdanakusuma), serta 2 pelabuhan (Tanjung Priok dan Merak). Tidak sekadar membagikan buku, kegiatan ini juga akan dikemas secara interaktif. Para pemudik dapat menikmati berbagai fasilitas dan hiburan literasi, seperti pojok baca dan membaca nyaring, ulasan buku, sesi mendongeng dan mewarnai, hingga interaksi literasi bersama duta bahasa dan sukarelawan. Selain itu, tersedia juga permainan mendidik seperti Ular Tangga “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” untuk menghibur anak-anak selama menunggu jadwal keberangkatan.

Melalui apel siaga ini, seluruh Balai dan Kantor Bahasa diharapkan dapat bersinergi menyukseskan kampanye literasi nasional, guna memberikan bekal bacaan yang bermanfaat bagi anak-anak Indonesia selama menempuh perjalanan mudik.